Sekretaris


 

SEKRETARIS
P
engertian sekretaris ditinjau dari etimologinya adalah secretum(bahasa Latin) yang berarti rahasia. Oleh karena itu sekretaris dalam kerjanya harus dapat menyimpan rahasia kantor maupun pimpinannya. Secara umum arti sekretaris adalah seorang pembantu pimpinan untuk melakukan pekerjaan kesekretariatan
    Menurut Dann M Braum dan Ramon C, dalam Hand Book for Government Secretary Steno-grapher (lewat Rosidah, 2005:12) bahwa sekretaris adalah pembantu pimpinan untuk menerima dekte, mengonsep surat atau korespondensi, menerima tamu, memeriksa dan mengingatkan pimpinannya tentang kewajiban resmi, janji-janji serta tugas dalam rangka mengingatkan efektivitas kerja pimpinan.
   Menurut David H. maister (lewat Hendarto dan Tulushatyono, 2003:5) istilah profesional mengisyaratkan suatu kebanggaan pada pekerjaan, komitmen pada kualitas, dedikasi pada kepentingan klien dan keinginan tulus untuk membantu.
   Melihat dari deskripsi di atas, dapat disimpulkan sekretaris profesional adalah seorang yang mampu bekerja untuk membantu pimpinan dengan menjalankan segala pekerjaan secara maksimal dan menguasai segala bidangnya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Ciri-ciri sekretaris profesional adalah sebagai berikut:
1. Mampu bergaul dengan baik. Seorang sekretaris dalam pekerjaannya selalu berhubungan dengan publik, baik dalam masyarakat intern organisasi, maupun ekstern organisasi. Dalam hubungan intern organisasi meliputi hubungan dengan bawahan, rekan, maupun atasan. Sementara itu, hubungan ekstern kantor meliputi hubungan organisasi dengan lingkungan, hubungan kantor dengan organisasi lain.
2. Berkepribadian yang baik. Sebagai seorang sekretaris diharapkan mampu tampil, bertutur kata, dan bersikap menyenangkan terhadap atasan, bawahan rekan, maupun seluruh orang disekitarnya.
3. Penampilan yang memesona. Penampilan yang memesona adalah penampilan yang enak dipandang mata dan enak dalam berbicara. Hal pertama yang akan dilihat oleh publik adalah cara berpenampilan orang tersebut.
4. Sehat, sehat merupakan ukuran kondisi seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaannya secara maksimal agar diperoleh hasil yang baik.
5. Memiliki disiplin diri, dengan disiplin diri maka tenaga, pikiran dan waktu menjadi efisien. Sekretaris yang profesional adalah sekretaris yang mampu mendisiplinkan dirinya dan disiplin pada pekerjaannya.
6. Sekretaris profesional dituntut untuk mampu memanfaatkan wawasan serta menggunakan pikirannya sehingga tugas-tugas yang rumit dapat terselesaikan dengan baik. Upaya-upaya memperluas wawasan antara lain melalui membaca, pengalaman, dan mendengarkan dari orang lain. Oleh karena itu jika ingin menjadi sekretaris harus mempunyai sifat-sifat atau cirri-ciri tersebut.

Pada dasarnya tugas-tugas  sekretaris meliputi :
        ©      Tugas-tugas Rutin
        ©      Tugas-tugas khusus
        ©      Tugas-tugas istimewa
        ©      Tugas Sosial
        ©      Tugas Keuangan
        ©      Tugas Resepsionis
        ©      Tugas sekretaris dalam Business Meeting (pertemuan bisnis)
        ©      Tugas insidental
        ©      Tugas kreatif

1.      Jenis-jenis ATK (Alat Tulis Kantor)
No
Kategori alat tulis
Kategori kertas
Kategori buku
Kategori file organizer
1
Pulpen
Continuous form
Buku nota
Rak surat susun
2
Spidol
Kertas foto
Buku surat jalan
Expanding file
3
Penggaris
Kertas print
Buku tulis
Business file
4
Penghapus
Kertas fax
Kwitansi
Box kartu nama
5
Stabilo
Kertas HVS
Buku kas
Box file

Komentar

Postingan Populer